laesi website

Keindahan Islam

Posted by: zidnidiaqu on: November 17, 2008

 

LOVE & ISLAM

islam3Cinta ? wuuw…….semua remaja yang berakal sehat pasti bakalan tertarik jika membicarakan tentang yang satu ini…………ya kan ?…..kalau kamu bilang ngga’………..wadoh…..jangan-jangan anda………uuh….pikir sendiri…

Cinta memang hebat kekuatannya laksana ghaib yang bikin kita meringis dan juga menangis. Cinta juga mampu membuat hati berbunga-bunga. Tapi juga sekaligus menciptakan hati yang serasa terpotong-potong.

Jika seseorng telah jatuh cinta, apapun akan dilakuakan demi cinta. Itulah salah satu kata tentang cinta. Cinta memang bagaikan pisau bermata dua. Dengan kata lain, cinta mampu bikin hati berbahagia tapi tak jarang cinta juga bisa menjadi sumber “penyakit” yang bisa bikin hati kita sakit. Aduh itulah cinta. Cinta itu sendiri jauh tertanam dan menancap erat di dalam kalbu, yang tidak pernah kita ketahui. Hanya pelakunyalah yang mengetahuinya.

Dan adegan apakah yang paling mendebarakan dalam episode cinta? Saat pendekatan, kata orang adalah “adegan “ yang paling mendebarkan dari sebuah episode cinta. Itu saat-saat bersejarah bagi pelakunya. Menanti dengan harap-harap cemas, konon kabarnya adalah kenikmatan tersendiri. Itulah cinta yang energinya mampu memperdaya kita, terus…..terus kalau cinta sudah diterima, dia akan tertawa sendiri di depan cermin, seperti layaknya orang gila saja. Dunia serasa milik berdua yang lain kontrak.

Imam Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah menjelaskan “Motif dan pendorong cinta adalah suatu persaan yang disusul dengan kehendak dan kecenderungan.” Tapi bisa juga diartikan sebab yang melatarbelakangi tumbuhnya cinta dan menjadi gantungannya. Hal ini dikaitkan dengan orang yang dicintai. Motif dan pendorog cinta disini adalah paduan antara keduanya, yang berkaitan dengan orang yang dicintai, yaitu sifat-sifat yang mendorong untuk mencintainya, juga yang berkaitan dengan orang yag mencintai, yaitu adanya rasa cinta dan keserasian yang memadukan orang yang mencintai dan ag dicintai. Ini merupakan jalinan antara keduanya, yang, merupakan jalinan antara makhluk dalam makhluk dalam keserasian.

Ada tiga hal yang sangat berhubungan dalam soal cinta, antara lain :

  1. Sifat orang yang dicintai

  2. Pesona keindahannya

  3. Perasaan yang bersangkutan. Meliputi ,eserasian dan kesesuain antar orang yang mencintai dan orang yang dicintai.

Kalau begitu dengan adanya ketiga hal tersebut di atas, Apakah cinta murni bisa terawatt dengan baik? Selagi ketiga hal tadi menguat dan sempurna. Maka cinta pun menguat dan berakar. Berkurangnya rasa cinta dan kekurangnnya tergantung pada kelemahan dan berkurangnya tiga hal di atas.

Pesona yang bisa meruntuhkan hati laki-laki yang beriman pada umumnya adalah pesona yang penuh kesempurnaan. Oleh karena itu, para wanita diperintahkan untuk menutup wajahnya dari pandangan laki-laki. Sebab menampakkan wajah mewakili pesona kesempurnaan. Syari’at islam untuk kaum wanita agar menutupi seluruh auratnya adalah merupakan suatu kewajiban. Hanya wajah dan telapak tangan sajalah yang boleh kelihatan. Itulah penghargaan tertinggi untuk kaum wanita, agar lebih suci dan terjaga. Soal jatuh cinta adalah soal hati. Maka laki-laki yang hendak melamar wanita disyari’atkan untuk melihat wajahnya. Wajah dan kulit cukup dalam syari’at islam untuk mewakili gambaran (kemulusan) anggauta tubuh lainnya. Dengan melihat kecantikan dan keindahannya, tentu lebih bisa membuahkan cinta dan kebersamaan di antara keduanya, seperti yang disyari’atkan Nabi SAW : “Jika salah serorang diantara kalian hendak melamar seorang wanita maka hendaklah dia memandang apa yang mendorongnya untuk menikahinya karena yang demikian itu lebih banyak untuk merukunkan keduanya.” (diriwayatkan Abu Daud).

Kalau merujuk pada terminology bahasa, para ahli bahasa mendifinisikan lafadz cinta berasal dari bahasa arab yang berarti al-hubb, berasal dari kata al-qurt yang artinya anting-anting, karena anting-anting selalu bergerak, cenderung bergetar-getar, cenderung berguncang-guncang di telinga yang memakainya. Demikian pula orang yang sedang bercinta hatinya selalu berguncang-guncang selalu timbul rasa khawatir terhadap kekasaihnya tak pernah merasa tentram. Ada yang berpendapat bahwa al-hubb berasal dari kata al-hubbab yang berarti gelembung air, karena orang yang sedang bercinta, hatinya selalu bergejolak ingin selalu berada di samping kekasaihnya. Sebagian lagi berpendapat bahwa al-hubb berasal dari kata al-hurriyah yang berarti gayung besar atau tong besar itu tak dapat diisi lagi jika sudah penuh dengan air. Deemikian pula hati, jika sudah penuh dengan cinta maka ia tak dapat diisi dengan yang lainnya.

Kenikmatan yang dirasakan di dunia dan di akhirat karena dzikir kepada ALLAH dan shalat jauh lebih besar lebih kekal dan lebih mampu menepis kesedihan, duka dan lara.kenikmtan karena mabuk cinta justru lebih banyak mendatangkan kesedihan di dunia dan akhirat . tetapi kenikmatan karena dzikir menghadap kehadirat-Nya dan shalat dengan segenap hati dan badan pasti mendatangkan manfaat yang mulia, besar dan menyehatkan terbebas dari kerusakan yang menjurus kepada mudharat. Manusia normal yang mencari kenikmatan semu dan sementara waktu, dengan menyingkiri kenikmtan yang lebih komplit dan sempurna, justru akan mendapat penderitaan yang jauh lebih berat.

(diambil dari “Dialog Renaja” karya Faruq Alfarabi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My calender

November 2008
M T W T F S S
     
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

My collection

Ini Aku...

Serpihan berharga

kotak opini

Tolong berpartisipasi dalam polling ini yaw…xie xie ^_^

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.