laesi website

 

Senyum Jadikan Dunia Becahaya

Salam Jadikan Hati Saling Cinta

Sapa Jadikan Kebencian Sirna

Saling Bermaafan Jadikan Diri Sebagai Muslim/Muslimah Lebih Mulia

 

 

LANGKAH REMAJA SAAT INI

 

Dalam ilove4slam tidak ada istilah “pacaran”. Yang ada adalah istilah ta’aruf , untuk saling mengenal. Sesudah itu adalah khitbah (meminang) bagi laki-laki dan wanita yang sudah saling cocok untuk melanjutkan perkenalan ke jenjang pernikahan.

Berpacaran berarti dekat-dekat dengan perzinaan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a berkata : Nabi SAW bersabda : “ ALLAH SWT telah mencatat bahwa anak adam cenderung terhadap perbuatan zina. Keinginan tersebut tidak dapat dielakkan lagi, dimana dia akan melakukan zina mata dalam bentuk pandangan, zina mulut dalam pertuturan, zina perasaan yaitu bercita-cita dan berkeinginan untuk mendapatkannya hingga kemaluan ikut memastikan perzinaan itu. (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Ahmad )

Pacaran dengan gaya bebas bisa diartikan upaya pengikisan nilai cinta. Sebab dua sejoli yang terlalu sering bertemu dan dalam setiap pertemuan terlalu lama berdua-duaan, lambat laun rasa cintanya akan kendur. Jika tidak segera malangsungkan pernikahan akan ada perasaan bosan sebagai cerminan rasa cintanya mulai krisis dan terkikis. Jika rasa cintanya mulai krisis/tipis, berarti ia mulai tidak mencintai gadis itu. Dalam keadaan seperti itu dilangsungkan pernikahan, maka biasanya pernikahannya tidak lama (bercerai ) atau sekalipun langgeng namun selalu disertai berbagai cermin kebosanan kepada pasangannya.

Hidup menjomblo hingga datang masa pernikahan bukanlah hal yang memalukan akan tetapi akan lebih bersih dan terjaga. Apalagi islam sama sekali tidak mengenal pacaran. Islam hanya mengajarkan khitbah dan setelah itu pernikahan. Khitbah adalah upaya memperkenalkan lawan jenis agar saling cocok dengan disaksikan keluarganya (muhrimnya).

90% tidak ada yang bisa menjamin seorang remaja akan bisa mengendalikan nafsunya saat berpacaran. Sebab jika nafsu sudah berkata rindu maka kedekatan fisik mereka akan membuahkan lava dan pijaran asmara yang membara. Tak ada yang menjamin pijaran asmara itu akan menghasilakn bahan tertawaan setan.

Pacaran yang katanya kan meningkatkan semangat belajar hanyalah omong kosong! Kenyataanya bertolak belakang 180 derajat dengan teori yang kamu ajukan. Banyak remaja (anak sekolah) yang justru semrawut jadwal studinya sehingga pelajaran terbengkala, PR tak akan terkerjakan sampai-sampai berangkat sekolah pun lupa mandi. Itu semua dikatakan semangat belajar “meningkat” maksudnya “ya” belajar menghafal wajah kekasihnya yang ada di balik sampul buku itu. Kadang-kadang rumus kimia dan fisika yang menempel di dinding diganti foto pacarnya. Kalau sudah begini gimana mau bisa belajar dengan tenang? Yang ada di dalam otak cuma pacarnya doang.

Semua makhluk termasuk manusia, remaja atau dewasa, dianugerahi ALLAH rasa cinta kepada lawan jenisnya (lihat Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 14). Agama membuat pagar-pagar agar tidak terjadi “kecelakaan” dikarenakan mengumbar cinta yang dianugerahkan ALLAH kepadanya.

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” ( Al-Isra’:32). Pacaran termasuk perbuatan-perbuatan yang mendekati zina. Berduaan dengan lawan jenisnya di tempat yang sepi, nonton film porno, membaca bacaan-bacaan cabul serta pergaulan bebas antara pria dan wanita. Jadi “ mendekati zina” yang dimaksudkan ayat di atas bukanlah berdekatan secara fisik dengan tempat-tempat maksiat, pelacuran, hiburan malam dan semacamnya. Tetapi segala perbuatan yang bisa mendorong seseorang untuk perbuatan zina. ALLAH sudah menggandengkan zina dengan syirik dan membunuh jiwa.

Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita ikhlas karena ALLAH, maka ALLAH akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari kiamat.”(HR. Ahmad)

Palingkan pandangan kalian dan jagalah kemaluan kalian.” (At-Thabranidi dalam mu’jam al kahbir)

Laksana fatamorgana di tanah yang datar,yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu, dia tidak akan mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan)ALLAH disisinya, lalu ALLAH memberikan kepadanya perhitungan amal shalih dengan cukup dan ALLAH adalah sangat cepat perhitungan-Nya.”( An-Nuur:39)

Semua ucapan anak Adam (manusia) itu akan berdampak negative kepadanya, tidak akan berdamapak positive, kecuali ucapan ma’ruf (memerintahkan yang baik) atau nahi munkar (mencegah perbuatan munkar) dan dzikir kepada ALLAH.” (HR. At-Thirmidzi).

Pacaran justru menjauhkanmu dari cinta ALLAH dan Rasul-Nya. “Sungguh ditusukkaannya kepada seseorang dengan jarum dari besi lebih baik baginya dari pada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (At-Thabrani dalam Shahilul jami’)

Isi hari-harimu dengan aktifitas yang asyik dan positif, Insya ALLAH kamu nggak sempat pacaran, misalnya hindari aktifitas bersentuhan dengan perasaan cinta terhadap lawan jenis. Tingkatkan belajar agama Insya ALLAH lama kelamaan akan membawa kamu pada pemahaman islam yang lebih baik atau coba deh kita berpuasa sunnah agar hidup kita lebih cerdas dan terarah.

Keterkaitan ibadah puasa dengan peningkatan kecerdasan otak. Kita hidup bergantung pada udara, makan-makanan, tanah , dan jagad raya sekitarnya. Focus tersebut memberikan pengaruh kuat bagi hidup dan kehidupannya menuju obyek materil. Ini bisa diraup dengan ilmu pengetahuan, sedang ilmu ini tidak bisa dimiliki manusia tanpa melalui kecerdasan otak dan kecakapan nalar pikiran yang sering dikenal dengan IQ (intelligence Quotient). Otak kita yang beratnya sekitar 1,3 kilogram tersusun atas jaringan yang rumit. Otak bertindak atas dasar informasi yang diterima terus menerus dan tiada putus-putusnya, serta dibantu oleh saraf dan hormone. Otak juga mengatur sushu badan, tekanan darah,keseimbangan kadar kimia dalam tubuh, oksigen dan karbondioksida dalam darah, serta keadaan dan kadar berbagai zat kimia yang dikimkan dan diambil dari berbagai organ tubuh. Otak juga berfungsi memberitahu kapan saatnya tubuh membutuhkan makanan, tidur, bangun, dan sebagainya. Begitu banyak kelebihan otak manusia disbanding computer. Otak yang berwujud seperti agar-agar, memiliki kemampuan berpikir, berimajinasi, dan berkreasi, yang tidak bisa dilakukan oleh computer.

Otak adalah titik sentral di dalam rongga tubuh manusia untuk berpikir, belajar, dan bekerja. Ini berarti selama lambung kosong, sewaktu berhenti sejenak dari kerja keras selama setahun, cara berpikir menjadi lebih cemerlang. Dengan mengendalikan makan, akan tercipta konsentrasi dan pemusatan fikiran yang berarti meningkatkan IQ.

Sewaktu perut kenyang, banyak darah yang tersalur untuk melakukan proses pencernaan. Selagi seseorang puasa dan ketika perut kosong, maka volume darah di bagian pencernaan dapat dikurangi dan dipakai untuk keperluan lain terutama untuk melayani otak. Berarti orang yang terlalu kenyang muadah diserang kantuk, malas, letih, dan konsentrasi kemampuan berpikir menjadi berkurang. Di dalam sebuah pepatah disebutkan bahwa ilmu dan akal tidak mungkin bersama dengan lambung yang penuh makanan. Syekh az-zarnuji (579-636) dalam karyanya Ta’limul Muta’allim yang terkenal di dunia pesantren menyatakan bahwa para penuntut ilmu seyogyanya melakukan diet karena dengan diet otak akan terpacu untuk konsentrasi, sementara makan banyak akan menimbulkan dahak dan dahak yang banyak memicu lemah hafalan.

Wahai putraku, bila perutmu penuh, maka pkikiranmu akan tidur, kebijaksanaanmu akan kelu, dan anggota tubuh malas menjalankan ibadah!” (nasehat Lukman al- Hakim). Apabila perut manusia dipenuhi oleh makanan yang berlebiahan, maka sel – sel kebanjiran zat makanan. Hal ini berakibat urat saraf menjadi lembab, kerja otak menjadi terlambat , dan terjadi kemunduran intelektual, seperti menjadi pelupa, daya nalar melemah dan sebagainya. Sebaliknya, kalau perut dan lambung diberikan waktu sesaat untuk membersihkan bermacam-macam kotoran yang telah lama bermukim di dalamnya, maka kerja otak bertambah giat dan cepat sehingga menimbulkan daya yang sanggup memecahkan persoalan tanpa rasa letih. Cara berpikir yang penuh energi ini menghasilkan buah berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Papatah mengatakan : “ Apabila jiwa lapar maka seluruuh anggota tubuh menajdi lapar, pabila jiwa kenyang maka seluruh anggota tubuh menjadi lemas.”

Jadi mulai sekarang kita ambil kata sepakat bahwa tidak ada istilah “pacaran islami” karena memang dalam islam pacaran itu hukumnya haram, bagaimana mau secara islami? Tak ada jalan lain untuk menyalurakan kasih sayangmu terhadap lawan jenis kecuali dengan pernikahan.

(Diambil dari “Dialog Remaja” Karya Faruq Alfarabi)

 

 

LUKA

Diam ku

Ratapan ku

Tak akan kuat

Dan tak akan bisa

Tergolek oleh waktu

Gerak zaman

Tangisan bumi

Sayatan suara

Lara mengikis

Darah mengucur

Uang hangus

Keluh keluh dan keluh

Apakah masih ada setetes susu

He’……musnah

Dan

Mana …..perbaikan

 

GAYA BERJILBAB DI KALANGAN REMAJA PUTRI

 

Benar bahwanita-berjilbabwa Rasullah SAW pernah meramalkan akan terjadinya kekacauan di akhir zaman. Bahkan Rasul meramalkan bukan hanya semaraknya mode pakaian tetapi juga berbagai trend lainnya yang hanya menjual merek baik makanan maupun minuman. Rasulallah SAW bersabda : “Akan ada di kalangan umatku yang melahap bermacam-macam makanan, meneguk bermacam-macam minuman, pakaian dengan rupa-rupa mode dan warna, serta banyak bicaranya!” (HR. Tabrani dan Imam Abi Dunya).

Memang sangat disayangkan. Mereka mengaku beriman, bertuhankan ALLAH, bernabikan Muhammad Rasulullah SAW. Tetapi lihatlah tingkah laku mereka. Seolah-olah mereka saling berlomba untuk mengembalikan masa jahiliyyah yang dulu. Dimana ALLAH telah menetapkan hukum-hukum yang baik, tetapi mereka masih memilih hukum sendiri, yang hanya baik menurut pandangan mereka.

“Tidak pantas bagi seorang muslim atau muslimah jika ALLAH dan Rasul-Nya telah memutuskan suatu hukum,mereka memilih hukum lainnya tentang suatu urusan. Barang siapa yang mendurhakai ALLAH dan Rasul-Nya, maka ia telah sesat dengan kesesatan yang nyata.” (QS. Al-Ahzab:36).

Bisa dibilang bahwa remaja sekarang sangat keliru dalam menafsiri kewajiban menutup aurat. Maunya mereka mentaati firman ALLAH surat Al-Ahzab ayat 59dalam Al-Qur’an. Namun perasaan sayang akan anggota tubuh jika terbungkus rapat, menyebabkan mereka memakai jilbab, tetapi dengan modifikasi yang sedemikian rupa agar kecantikan dan ciri khas dari mereka sebagai wanita, seperti menonjolnya payudara, pantat dan lekukan pinggang masih bisa terlihat dengan jelas. Maka berpakaianlah mereka dengan model baju yang ngepress, berjilbab yang modern, yang sebenarnya tidak memenuhi standar penutupan aurat seperti yang dihimbaukan dalam Al-Qur’an dan sunah.

Ciri-ciri dari jilbab seperti yang dikenakan adalah mereka memakainya dengan melilitkan ke leher, tidak ditutupkan ke dada sebagaimana perintah islam, baju dan celana ketat bahkan transparan. Yang memakai jilbab seperti ini, utrid semuanya mempunyai tujuan: agar dipandang lebih agamis, lebih cantik dan lebih gaul. Jadi sebagian besar bukan bertujuan untuk memenuhi syari’at islam tentang kewajiban menutup aurat bagi wanita yang sudah akil baligh. 

Jika jilbab ini identik dengan yang disebutkan di atas,mka jilbab ini sudah tidak berfungsi lagi sebagai pelindung wanita dari godaan laki-laki. Padahal ALLAH SWT berfirman demikian : “ Hai Nabi! Katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebi mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Surat Al Ahzab 59).

Mode di zaman sekarang banyak yang keluar dari rel islam, sementara remaja islam yang minim pengetahuannya tentang pakaian islam, menganggap bahwa jilbab dari para perancang itu mutlak benarnya. Akibatnya jilbab mengalami distorsi dan sudah keluar jalur dengan trend seperti yang disebutkan di atas.

Dari yang dipaparkan di atas dapat disimpulkan bahwa dunia islam khususnya di Indonesia tengah dilanda degradasi moral yang terjadi secara berkesinambungan.Generasi muda dicekoki tontonan instant (seks, kekerasan dan horror). Akibatnya mereka kian permisif dan emosional. Berbagai kekerasan dan seks bebas pun melanda Indonesia, mode jilbab yang telah disebutkan sebelumnya dalam hal ini sebagai imbas dari semua itu.

Dan untuk kawula muda kembalilah kepada syari’at islam dan mengenakan pakaian kebesaran islam dengan jilbab yang berkibar-kibar. Berpegang teguhlah pada tali ALLAH SWT karena itu adalah seaman-amannya tempat kembali. Pengetahuan agama yang benar bagi remaja amat sangat diperlukan agar tidak terjadi salah tafsir di kalangan remaja putri mengenai makna menutup aurat. ALLAH SWT menjanjikan pertolongan dan surga bagi mereka yang senantiasa istiqomah dalam menegakan Dinullah.

 

(Diambil dari “Dialog Remaja” karya Faruq Alfarabi)

 

 

TERANG

 

Aku berusaha melihat

Setitik terang disisimu

Hati ini membela

Kuatnya prinsipmu

Jiwa ini pun penengah

Dari perang di dalam diri

 

Kau pergi untuk manfaat

Kau berani untuk pengharapan

Dan kau menapak

Hanya hanya dan hanya

Karena Ilahi Robbi

 

Aku percaya akan keteguhanmu

Aku kagum akan cintamu

Pada Yang Kuasa

Aku yakin kau berjalan karena-Nya

 

Dalam hati jiwa dan fikiran ini

Hanya bisa mengucap do’a

Meminta Rahmat-Nya

Dan kenanganmu kan ku peluk

Erat erat erat dan erat

 

 

 

 

 

 

 

LOVE & ISLAM

islam3Cinta ? wuuw…….semua remaja yang berakal sehat pasti bakalan tertarik jika membicarakan tentang yang satu ini…………ya kan ?…..kalau kamu bilang ngga’………..wadoh…..jangan-jangan anda………uuh….pikir sendiri…

Cinta memang hebat kekuatannya laksana ghaib yang bikin kita meringis dan juga menangis. Cinta juga mampu membuat hati berbunga-bunga. Tapi juga sekaligus menciptakan hati yang serasa terpotong-potong.

Jika seseorng telah jatuh cinta, apapun akan dilakuakan demi cinta. Itulah salah satu kata tentang cinta. Cinta memang bagaikan pisau bermata dua. Dengan kata lain, cinta mampu bikin hati berbahagia tapi tak jarang cinta juga bisa menjadi sumber “penyakit” yang bisa bikin hati kita sakit. Aduh itulah cinta. Cinta itu sendiri jauh tertanam dan menancap erat di dalam kalbu, yang tidak pernah kita ketahui. Hanya pelakunyalah yang mengetahuinya.

Dan adegan apakah yang paling mendebarakan dalam episode cinta? Saat pendekatan, kata orang adalah “adegan “ yang paling mendebarkan dari sebuah episode cinta. Itu saat-saat bersejarah bagi pelakunya. Menanti dengan harap-harap cemas, konon kabarnya adalah kenikmatan tersendiri. Itulah cinta yang energinya mampu memperdaya kita, terus…..terus kalau cinta sudah diterima, dia akan tertawa sendiri di depan cermin, seperti layaknya orang gila saja. Dunia serasa milik berdua yang lain kontrak.

Imam Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah menjelaskan “Motif dan pendorong cinta adalah suatu persaan yang disusul dengan kehendak dan kecenderungan.” Tapi bisa juga diartikan sebab yang melatarbelakangi tumbuhnya cinta dan menjadi gantungannya. Hal ini dikaitkan dengan orang yang dicintai. Motif dan pendorog cinta disini adalah paduan antara keduanya, yang berkaitan dengan orang yang dicintai, yaitu sifat-sifat yang mendorong untuk mencintainya, juga yang berkaitan dengan orang yag mencintai, yaitu adanya rasa cinta dan keserasian yang memadukan orang yang mencintai dan ag dicintai. Ini merupakan jalinan antara keduanya, yang, merupakan jalinan antara makhluk dalam makhluk dalam keserasian.

Ada tiga hal yang sangat berhubungan dalam soal cinta, antara lain :

  1. Sifat orang yang dicintai

  2. Pesona keindahannya

  3. Perasaan yang bersangkutan. Meliputi ,eserasian dan kesesuain antar orang yang mencintai dan orang yang dicintai.

Kalau begitu dengan adanya ketiga hal tersebut di atas, Apakah cinta murni bisa terawatt dengan baik? Selagi ketiga hal tadi menguat dan sempurna. Maka cinta pun menguat dan berakar. Berkurangnya rasa cinta dan kekurangnnya tergantung pada kelemahan dan berkurangnya tiga hal di atas.

Pesona yang bisa meruntuhkan hati laki-laki yang beriman pada umumnya adalah pesona yang penuh kesempurnaan. Oleh karena itu, para wanita diperintahkan untuk menutup wajahnya dari pandangan laki-laki. Sebab menampakkan wajah mewakili pesona kesempurnaan. Syari’at islam untuk kaum wanita agar menutupi seluruh auratnya adalah merupakan suatu kewajiban. Hanya wajah dan telapak tangan sajalah yang boleh kelihatan. Itulah penghargaan tertinggi untuk kaum wanita, agar lebih suci dan terjaga. Soal jatuh cinta adalah soal hati. Maka laki-laki yang hendak melamar wanita disyari’atkan untuk melihat wajahnya. Wajah dan kulit cukup dalam syari’at islam untuk mewakili gambaran (kemulusan) anggauta tubuh lainnya. Dengan melihat kecantikan dan keindahannya, tentu lebih bisa membuahkan cinta dan kebersamaan di antara keduanya, seperti yang disyari’atkan Nabi SAW : “Jika salah serorang diantara kalian hendak melamar seorang wanita maka hendaklah dia memandang apa yang mendorongnya untuk menikahinya karena yang demikian itu lebih banyak untuk merukunkan keduanya.” (diriwayatkan Abu Daud).

Kalau merujuk pada terminology bahasa, para ahli bahasa mendifinisikan lafadz cinta berasal dari bahasa arab yang berarti al-hubb, berasal dari kata al-qurt yang artinya anting-anting, karena anting-anting selalu bergerak, cenderung bergetar-getar, cenderung berguncang-guncang di telinga yang memakainya. Demikian pula orang yang sedang bercinta hatinya selalu berguncang-guncang selalu timbul rasa khawatir terhadap kekasaihnya tak pernah merasa tentram. Ada yang berpendapat bahwa al-hubb berasal dari kata al-hubbab yang berarti gelembung air, karena orang yang sedang bercinta, hatinya selalu bergejolak ingin selalu berada di samping kekasaihnya. Sebagian lagi berpendapat bahwa al-hubb berasal dari kata al-hurriyah yang berarti gayung besar atau tong besar itu tak dapat diisi lagi jika sudah penuh dengan air. Deemikian pula hati, jika sudah penuh dengan cinta maka ia tak dapat diisi dengan yang lainnya.

Kenikmatan yang dirasakan di dunia dan di akhirat karena dzikir kepada ALLAH dan shalat jauh lebih besar lebih kekal dan lebih mampu menepis kesedihan, duka dan lara.kenikmtan karena mabuk cinta justru lebih banyak mendatangkan kesedihan di dunia dan akhirat . tetapi kenikmatan karena dzikir menghadap kehadirat-Nya dan shalat dengan segenap hati dan badan pasti mendatangkan manfaat yang mulia, besar dan menyehatkan terbebas dari kerusakan yang menjurus kepada mudharat. Manusia normal yang mencari kenikmatan semu dan sementara waktu, dengan menyingkiri kenikmtan yang lebih komplit dan sempurna, justru akan mendapat penderitaan yang jauh lebih berat.

(diambil dari “Dialog Renaja” karya Faruq Alfarabi)

My calender

September 2016
M T W T F S S
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

My collection

Ini Aku...

Serpihan berharga

kotak opini

Tolong berpartisipasi dalam polling ini yaw…xie xie ^_^